Primary Navigation

5 Hal Sebelum Memulai Design Sprint

Di artikel kali ini saya ingin membahas mengenai design sprint, kebetulan sedang membaca berjudul Sprint How To Solve Big Problems And Test New Ideas in Just Five Days dan sedang mempelajari hal tersebut.

Lalu apa itu design sprint? Design sprint adalah suatu metode untuk membuat/membangun sebuah produk (konsep) dalam waktu 5 hari. Dimana setiap anggota dalam tim akan berdiskusi satu sama lain untuk dapat menghasilkan gagasan atau ide-ide yang kemudian digunakan sebagai fondasi dalam membangun sebuah produk.

Bagi kamu yang tertarik dengan dunia freelancer di upwork, Silahkan baca artikelnya disini :

Tips Membuat Profile Upwork Lebih Menarik
Tips submit proposal upwork lebih cepat diterima
Cara Membuat Estimasi Project Dan Revisi Design Di Upwork
Cara Menghitung Harga Design Di Upwork
Tips Menjadi freelancer sukses

Hal apa saja untuk memulai design sprint

1. Set Challenge

Hal pertama, untuk memulai adalah set challenge terlebih dulu, issue apa yang akan kamu buat sebagai tonggak pertama untuk memulai sebuah sprint.

Diceritakan dalam buku tersebut sebagai contoh adalah perusahaan blue bottle coffee, perusahaan tersebut bergerak di bidang coffee shop. dan sudah mempunyai beberapa cabang di berbagai kota di US. Namun CEO persusahaan tersebut masih ada yang belum sempurna dalam bisnisnya. Sang CEO bernama James ingin memperkenalkan coffee shop-nya terutama produk biji kopi andalan mereka bisa menyasar konsumen rumahan yang mana di kota-kota yang tidak tedapat outlet blue bottle coffee.

Issue yang mereka hadapi adalah bagaiman cafe blue bottle coffe bisa menjual biji kopi dengan cara daring atau online dan bisa menterjemahkan keunikan cafe-nya kedalam sebuah website yang dapat di akses via laptop dan ponsel.

2. Design Sprint Tim

Hal kedua, siapa saja yang akan terlibat dalam tim design sprint. Tentu yang disarankan adalah orang yang mempunyai ahli di bidang masing-masing. Dalam tim sprint. rekrut tim beranggotakan tujuh orang atau kurang. Kenapa? Jika semakin banyak itu menjadi kurang efektif. memang bagus namun ini akan membuat prosess sprint menjadi semakain lama. Jadi kamu harus memebuat keputusan siapa saja yang akan terlibat dalam tim sprint. sisa dari ketujuh orang ini bisa kamu mangfaatkan sebagai ahli tambahan sebagai tamu untuk memberikan masukan. Kamu jadwalkan 30 menit di sesi pertama pada hari senin.

3. Pilih Fasilitor

Hal ketiga, pilihlah fasilitor. seorang fasilitor harus tetap objektif ketika menyikapi keputusan dalam process. Ingat menujuk satu orang menjadi fasilitator dan pengambil keputusan bukanlah ide bagus. Mengajak orang luar yang biasanya tidak bekerja bersama dengan tim.

4. Kosongkan Jadwal Selama 5 Hari

Hal keempat, waktu dan ruang. Kosongkan jadwal selama 5 hari penuh dan fokus kedalam tim spint. jika dalam pengerjaan telalu banyak interupsi, konstrasi kamu akan terpecah dan mengangu produktivitas. Mengapa 5 hari? dengan waktu selama 5 hari memberikan tekanan yang cukup untuk menajamkan fokus dan menghilangkan perdebatan-perdebatan sia-saia, tetapi juga memberikan waktu untuk yang cukup untuk menguji prototype atau purwarupa. Dan juga sebagian besar perusahaan menggunakan waktu kerja selama 5 hari. Cukup mudah menyesuaikan sprint dalam 5 hari ke dalam jadwal kerja yang sudah ada.

Design Sprint - How To Solve Big Problems And Test New Ideas in Just Five Days
Design Sprint Time

Contoh gambar diatas, kamu akan berkerja di jam 10:00 dan selesai di waktu jam 5:00. Pada pukul 11:30 ada waktu istrihat sebentar dan bisa di lanjutkan dengan jam makan siang. dan juga istrihat pendek pada sore hari pukul 3:30. waktu istrihat semacam itu bisa kamu gunakan untuk mengendorkan saraf yang memungkinkan untuk mengistirahatkan otak dan mengejar kondiri pkerjaan yang terjadi diluar sprint. Di dalam ruangang sprint semua orang akan memfokuskan diri 100% pada tantangan sprint. semua anggota harus menjauhkan diri dari laptop dan ponsel. Untuk memastikan tak ada seorang pun melewatkan hal penting, Namun terdapat pengejualian aturan tanpa gadget. Ada dua pengecualian aturan tanpa gadget:

  1. Anggota tim diizinkan memeriksa perangkat mereka di jam istirhat.
  2. Anggota tim diizinkan keluar ruangan untuk mengecek gadget mereka, kapan saja. Tetapi di lakukan di luar ruangan.

Gadget bisa di gunakan untuk tujuan spesifik, khusunya dalam membuat sebuat purwarupa atau prototype.

5. Siapkan Alat Penunjang

Hal kelima, siapkan alat penunjang seperti papan tulis, whiteboard, ideaPaint/cat papan tulis atau Kertas yang cukup besar. Juga jangan lupa post it, spidol, pulpen, juga time timer. Dan jangan lupa sediakan snack yang sehat semacam, buah-buahan, yogurt. dan untuk minuman semcam kopi, coklat dan teh. Agar tetep bersemangat.

Ditulisan ini belum sampai ke pembahasan akhir, dan belum dimulai juga, jadi masih ada pembahasan hari senin sampai jum’at. Karena saya masih mempelejari, jadi artikel ini adalah sebagai rangkuman. Design Sprint ini bersifat dinamis. Banyak orang yg telah memperpendek tahapanya mulaidari 3 hari dan ada juga yang mengubah menjadi 2 hari. Namun untuk konsep awalnya tetep mengacu ke pembahasan di dalam buku tersebut.

So next-nya, nanti saya akan bahas tahapan senin sampai jum’at di artikel berikutnya. 😁



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.